Latest Post
thumbnail

Satgas Pangan DIY Gelar Pengawasan Harga dan Mutu Beras di Bantul, Tampak Serap Aspirasi DPD Perpadi DIY

Rabu, 09 September 20260 komentar

thumbnail

Polda Lampung Perkuat Pencarian 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

0 komentar

thumbnail

Patroli Polsek Sewon, Sambangi Pusat Perbelanjaan dan Perumahan Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat

0 komentar

thumbnail

Bhabinkamtibmas Amankan Jalan Sehat Haornas di SMA N 1 Piyungan

0 komentar

thumbnail

Bhabinkamtibmas Kalurahan Bantul Aiptu Agus Bandianto menghadiri kegiatan takziah di Melikan Kidul, Kalurahan Bantul, Selasa (8/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Agus Bandianto bersama Lurah Bantul, Babinsa, Pamong, serta warga masyarakat turut hadir memberikan penghormatan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan wujud kepedulian Polri sekaligus sarana untuk mempererat hubungan dan sinergitas dengan warga binaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan komunikasi dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat semakin terjalin dengan baik.

0 komentar

thumbnail

Polsek Srandakan Amankan Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Trimurti

0 komentar

thumbnail

BANTUL - Warga Jetis, Tamantirto, Kasihan, Bantul, diingatkan untuk tidak lengah terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Polisi menyebut penggunaan listrik dan peralatan rumah tangga seperti kompor perlu mendapat perhatian karena dapat menjadi sumber api apabila tidak digunakan dengan aman. Imbauan tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Kalurahan Tamantirto Polsek Kasihan Aipda Agus S., S.H. saat melaksanakan sambang sekaligus edukasi pencegahan kebakaran kepada warga Jetis RT 01, Tamantirto, Kasihan, Selasa (8/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Aipda Agus berdialog langsung dengan warga sekaligus menyampaikan sejumlah langkah sederhana untuk mencegah kebakaran. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai sumber yang berpotensi memicu api, termasuk peralatan listrik, kompor dan sumber api lainnya. Selain itu, warga diingatkan tidak meninggalkan kompor maupun sumber api dalam keadaan menyala tanpa pengawasan. Setelah menggunakan peralatan listrik dan sumber api, masyarakat juga diminta memastikan semuanya telah dimatikan dan berada dalam kondisi aman. Kapolsek Kasihan AKP Bhayu Wijatmoko mengatakan edukasi semacam itu perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan. Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk menekan risiko kebakaran. "Kewaspadaan masyarakat merupakan salah satu kunci dalam mencegah terjadinya kebakaran. Dengan mengenali potensi bahaya dan melakukan langkah pencegahan sejak dini, risiko kebakaran dapat diminimalkan," kata Bhayu. Menurutnya, pencegahan tidak harus dilakukan melalui langkah yang rumit. Kebiasaan sederhana seperti memeriksa kondisi instalasi dan peralatan listrik, memastikan kompor telah dimatikan serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan dapat membantu mencegah terjadinya kebakaran. Selain menyampaikan edukasi, kegiatan sambang tersebut juga menjadi sarana bagi Bhabinkamtibmas untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat. Melalui komunikasi langsung, polisi dapat mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan. Masyarakat juga diminta segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran maupun gangguan keamanan lainnya. Pelaporan secara cepat diharapkan dapat mempercepat penanganan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih besar. Kegiatan sambang dan edukasi tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Polsek Kasihan menegaskan upaya pencegahan akan terus dilakukan melalui kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.

0 komentar

thumbnail

Cegah Karhutla, Polisi-TNI dan Relawan Edukasi Warga Srandakan soal Bahaya Api

0 komentar

thumbnail

BANTUL - Puluhan guru dan karyawan sekolah di Kapanewon Kretek, Bantul, turun ke jalan mengikuti kegiatan Jalan Sehat menyongsong Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026. Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan lancar, Polsek Kretek menerjunkan personel melakukan pengamanan di sejumlah titik. Jalan sehat tersebut digelar oleh Komunitas Belajar Guru Pendidikan Jasmani (Kombel PJOK) Korwil Kapanewon Kretek di Lapangan Muneng, Kalurahan Tirtohargo, Selasa (8/9/2026). Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dan diikuti para guru serta karyawan TK dan SD se-Kapanewon Kretek. Sejak kegiatan dimulai, personel Polsek Kretek melakukan monitoring situasi dan pengamanan di sekitar lokasi. Pengamanan dipimpin Panit Opsnal Polsek Kretek Ipda Rustadi bersama Kanit Propam Polsek Kretek Ipda Agung D.H. dan anggota piket. Selain memastikan kegiatan berjalan tertib, kehadiran polisi juga untuk memberikan rasa aman kepada peserta yang mengikuti rute jalan sehat. Personel turut mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Panit Opsnal Polsek Kretek Ipda Rustadi mengatakan pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan kepolisian. Menurutnya, polisi akan hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman. "Polsek Kretek siap memberikan pengamanan dalam setiap kegiatan masyarakat. Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman, nyaman dan tertib," kata Rustadi. Sementara itu, kegiatan jalan sehat tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian menyongsong Haornas 2026. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana menjaga kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antartenaga pendidik di wilayah Kapanewon Kretek. Kegiatan tersebut turut dihadiri Panewu Kretek Cahya Widada, S.Sos., M.H., Lurah Tirtohargo Sugiyamta, Korwil Kapanewon Kretek Sumardiyana, M.Pd., Ketua Kombel PJOK Kapanewon Kretek Ichwan Hartoko, S.Pd., Bhabinkamtibmas Tirtohargo Aipda Tohari serta para guru dan karyawan TK dan SD se-Kapanewon Kretek. Dengan pengamanan yang dilakukan sejak awal hingga kegiatan selesai, seluruh rangkaian Jalan Sehat Menyongsong Haornas 2026 berlangsung aman, tertib dan lancar. Kehadiran personel Polsek Kretek sekaligus menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap kegiatan positif masyarakat. Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, polisi berupaya memastikan kegiatan olahraga dapat berlangsung nyaman bagi seluruh peserta.

0 komentar

thumbnail

BANTUL - Polisi mengingatkan para pelajar di Banguntapan, Bantul, agar tidak menganggap remeh keselamatan saat berada di jalan raya. Edukasi tentang etika berlalu lintas itu diberikan Bhabinkamtibmas Kalurahan Jagalan Aiptu Muh. Syarifudin kepada perwakilan siswa SMP Ma'had Islami Banguntapan. Pembinaan tersebut digelar di Halaman Balai Desa Jagalan, Selasa (8/9/2026) mulai pukul 08.00 WIB. Dalam kegiatan itu, Syarifudin memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya mematuhi aturan dan tata tertib lalu lintas. Selain itu, para siswa diingatkan untuk membiasakan diri menjadi pengguna jalan yang disiplin, bertanggung jawab dan menghormati pengguna jalan lainnya. Menurut polisi, kebiasaan tertib berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. "Jadilah pelajar yang tertib dan santun di jalan. Patuhi aturan lalu lintas, hormati pengguna jalan lainnya dan selalu utamakan keselamatan," pesan Aiptu Muh. Syarifudin kepada para siswa. Lebih lanjut, Syarifudin menjelaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar upaya agar seseorang terhindar dari pelanggaran. Namun, sikap tertib merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, para pelajar juga diajak untuk lebih memahami risiko ketika tidak disiplin di jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas setiap kali menggunakan kendaraan maupun ketika beraktivitas sebagai pengguna jalan. "Aturan lalu lintas dibuat bukan untuk membatasi, tetapi untuk melindungi. Karena itu, keselamatan diri dan orang lain harus menjadi yang utama," ujarnya. Di sisi lain, kegiatan tersebut dimanfaatkan Bhabinkamtibmas untuk membangun komunikasi secara langsung dengan kalangan pelajar. Pendekatan edukatif dan humanis diharapkan membuat pesan-pesan kamtibmas lebih mudah diterima sekaligus diterapkan oleh para siswa. Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Polsek Banguntapan terus mendorong terciptanya generasi muda yang memiliki kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas. Dengan membangun budaya tertib sejak bangku sekolah, diharapkan para pelajar dapat menjadi pengguna jalan yang disiplin, santun dan bertanggung jawab.

0 komentar

Arsip kegiatan

Diberdayakan oleh Blogger.
KINI KAMI LEBIH DEKAT DENGAN ANDA