Kerangka Manusia Ditemukan di Pajangan Bantul, Diduga Sudah Meninggal 4-5 Bulan

Selasa, 20 Oktober 20260 komentar

BANTUL - Kerangka manusia ditemukan di Padukuhan Kembangputihan RT 01, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Senin (19/10/2026). Kerangka tersebut ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari burung di sekitar lokasi.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan penemuan itu dilaporkan kepada polisi setelah saksi melihat kerangka manusia di lokasi yang berada di kawasan tersebut.

"Setelah menerima laporan, petugas Polsek Pajangan bersama tim Inafis Polres Bantul mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan saksi," ujar Rita.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Awalnya, seorang saksi yang sedang mencari burung melihat banyak burung beterbangan dari suatu titik. Karena penasaran, saksi kemudian naik menuju lokasi tersebut.

Namun, setelah sampai di lokasi, saksi justru mendapati kerangka manusia. Temuan itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak berwajib untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas kemudian mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Bantul, Pamapta Polres Bantul, serta petugas Puskesmas Pajangan.

Berdasarkan pemeriksaan awal oleh petugas Puskesmas Pajangan, kondisi tubuh yang ditemukan sudah mengalami kerusakan cukup parah. Dari pemeriksaan tersebut, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima bulan atau lebih sebelumnya.

Selain itu, tulang-belulang ditemukan dalam kondisi relatif lengkap, meskipun beberapa bagian tubuh masih menyisakan jaringan daging dan kulit yang telah mengalami pembusukan. Pemeriksaan luar juga menunjukkan rambut korban sudah menipis.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan awal tim Inafis, sidik jari tidak dapat diidentifikasi karena kondisinya sudah mengering. Petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar kerangka, di antaranya kunci sepeda motor Honda, korek gas, celana pendek hitam, dan kaus hitam.

Dari kondisi gigi, ditemukan satu gigi bagian atas dan satu gigi bagian kiri bawah yang ompong. Adapun berdasarkan bentuk panggul dan ciri fisik lainnya, korban diduga berjenis kelamin laki-laki. Namun, kepastian mengenai identitas dan jenis kelamin korban masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter forensik.

Selanjutnya, kerangka tersebut dibawa menggunakan ambulans PMI Bantul ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan forensik. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab dan perkiraan waktu kematian.

Polisi juga menerima informasi mengenai seorang warga di wilayah Watugedug, Guwosari, yang belum kembali ke rumah. Meski demikian, pihak keluarga yang telah melihat kerangka tersebut belum dapat memastikan apakah temuan itu berkaitan dengan anggota keluarga yang sedang dicari.

"Untuk sementara, identitas korban belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan forensik. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi," tutup Rita. 
Share this article :

Posting Komentar