Arahan tersebut disampaikan Kapolsek Banguntapan AKP Wahyu Tri Wibowo, SH., MM. kepada anggotanya dalam pelaksanaan patroli wilayah, Selasa (8/9/2026). Sesuai petunjuk pimpinan, setiap personel yang melaksanakan patroli diarahkan untuk mengedepankan patroli dialogis.
Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melintas dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Namun, personel menyempatkan diri berhenti dan berkomunikasi dengan warga yang ditemui untuk mengetahui perkembangan situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.
Selain memantau kondisi keamanan, komunikasi tersebut juga dimanfaatkan polisi untuk mendengarkan berbagai masukan dari masyarakat. Dengan begitu, informasi yang diperoleh secara langsung dapat menjadi bahan bagi kepolisian dalam menentukan langkah pencegahan maupun meningkatkan kualitas pelayanan.
Kapolsek Banguntapan AKP Wahyu Tri Wibowo mengatakan komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan patroli. Menurutnya, polisi dapat mengetahui kebutuhan warga secara lebih nyata melalui dialog tersebut.
"Patroli dialogis ini penting karena kita bisa mengetahui harapan dan keinginan masyarakat secara langsung. Masukan dari masyarakat sangat penting untuk kemajuan dan peningkatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat," kata Wahyu.
Karena itu, Wahyu meminta anggotanya membangun komunikasi yang terbuka, santun dan humanis ketika bertemu masyarakat. Menurut dia, warga bukan sekadar penerima pelayanan kepolisian, melainkan juga menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
"Jadi jangan hanya sekadar patroli dan melintas. Anggota harus bisa hadir, menyapa dan mendengarkan masyarakat. Dari komunikasi seperti ini kita bisa mendapatkan informasi yang mungkin tidak kita temukan hanya dengan berpatroli," ujarnya.
Selanjutnya, dalam setiap patroli dialogis, personel juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Warga diminta tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Dengan pola tersebut, Polsek Banguntapan berupaya menghadirkan sosok polisi yang tidak hanya terlihat ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
"Keamanan bukan hanya menjadi tugas polisi. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera berkomunikasi dengan kepolisian apabila ada potensi gangguan kamtibmas," tutur Wahyu.
Ke depan, patroli dialogis akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan sekaligus memperkuat kemitraan antara polisi dan masyarakat sehingga pelayanan kepolisian dapat semakin responsif terhadap kebutuhan warga.
Beranda
Posting Komentar